Rabu, 15 April 2026

Pengantar Mikrotik

 


πŸ’— SEJARAH MIKROTIK πŸ’—

MikroTik adalah perusahaan kecil yang berkantor pusat di negara Latvia, yang letaknya bersebelahan dengan Rusia.

Perusahaan ini diprakarsai oleh dua orang, yaitu:

  • John Trully

  • Arnis Riekstins

John Trully merupakan seorang warga Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di sana ia bertemu dengan Arnis Riekstins, seorang sarjana di bidang Fisika dan Mekanik, sekitar tahun 1995.

Pada tahun 1996, mereka mulai mengembangkan konsep jaringan dengan tujuan besar yaitu “me-routing seluruh dunia”.

Awalnya, mereka menggunakan:

  • Sistem operasi Linux

  • MS-DOS

  • Teknologi Wireless LAN (WLAN) Aeronet dengan kecepatan 2 Mbps

Pengembangan pertama dilakukan di negara Moldova, yang merupakan negara tetangga Latvia. Setelah itu, mereka mulai melayani sekitar lima pelanggan di Latvia.

πŸ’• Tujuan Awal MikroTik

Tujuan utama mereka bukan untuk membuat Wireless ISP (W-ISP), melainkan:

  • Membuat program router yang handal

  • Dapat digunakan di seluruh dunia

Latvia hanya dijadikan sebagai tempat eksperimen. Saat ini, MikroTik telah berkembang dan digunakan di banyak negara, termasuk Sri Lanka yang melayani ratusan pengguna.

Linux pertama yang digunakan adalah Kernel 2.2, yang dikembangkan bersama tim Research and Development (R&D) sekitar 5–15 orang.

Selain tim internal, MikroTik juga bekerja sama dengan:

  • Tenaga lepas

  • Pihak ketiga

Pengembangan dilakukan secara intensif hingga MikroTik menjadi sangat populer, terutama di negara berkembang.

πŸ’— KONSEP PERANGKAT MIKROTIK πŸ’—

Router MikroTik didesain dengan sistem modular, artinya:

  • Bisa ditambahkan interface (terutama wireless)

  • Disesuaikan dengan kebutuhan jaringan

Jumlah interface bisa ditambah sesuai slot MiniPCI yang tersedia.

πŸ’• Performa Perangkat

Kemampuan routerboard ditentukan oleh:

  • Processor

  • Memori

Kinerja jaringan diukur dalam:

  • bps (bit per second)

  • pps (packet per second)

πŸ’— JENIS-JENIS MIKROTIK πŸ’—

πŸ’• 1. MikroTik RouterOS

MikroTik RouterOS adalah versi perangkat lunak (software).

  • Bisa diinstal di PC

  • Menggunakan CD atau file image

  • File dapat diunduh dari website resmi MikroTik

Namun:

  • Versi gratis hanya berlaku 24 jam (trial)

  • Untuk penggunaan penuh harus membeli lisensi

  • Satu lisensi hanya berlaku untuk satu harddisk


πŸ’• 2. Built-in Hardware MikroTik (RouterBoard)

Merupakan MikroTik dalam bentuk perangkat keras (hardware).

  • Sudah terinstal RouterOS

  • Tidak perlu instal ulang

  • Lisensi sudah termasuk

RouterBoard tersedia dalam berbagai bentuk:

  • Indoor router

  • Outdoor router

  • Router dengan wireless

Pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa konfigurasi instalasi awal.

πŸ’— FITUR-FITUR MIKROTIK πŸ’—

Berikut adalah fitur-fitur penting pada MikroTik:

πŸ’• 1. Address List

Pengelompokan IP Address berdasarkan nama.

πŸ’• 2. Bridge

Berfungsi untuk:

  • Bridge spanning tree

  • Multiple bridge interface

  • Bridging firewall

πŸ’• 3. Data Rate Management

QoS berbasis HTB, meliputi:

  • Burst

  • PCQ

  • RED

  • SFQ

  • FIFO queue

  • CIR

  • MIR

  • Limit antar peer to peer

πŸ’• 4. Asynchronous

Mendukung:

  • PPP dial-in / dial-out

  • Autentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2

  • Radius

  • Dial on demand

  • Modem pool hingga 128 port

πŸ’• 5. Bonding

Menggabungkan beberapa ethernet menjadi satu koneksi cepat.

πŸ’• 6. DHCP

Fitur:

  • DHCP Server

  • DHCP Relay

  • DHCP Client

  • Static dan dynamic lease

  • Monitoring traffic

πŸ’• 7. NTP (Network Time Protocol)

Digunakan untuk:

  • Sinkronisasi waktu server dan client

  • Bisa menggunakan GPS

πŸ’• 8. Point to Point Tunneling Protocol

Digunakan untuk koneksi jaringan tunneling.

πŸ’• 9. Proxy

Mendukung:

  • FTP dan HTTP cache

  • HTTPS proxy

  • Transparent proxy

  • SOCKS

  • Static DNS

πŸ’• 10. Routing

Mendukung:

  • RIP v1/v2

  • OSPF v2

  • BGP v4

πŸ’• 11. SDSL

Mendukung koneksi DSL dan pengaturan jalur jaringan.

πŸ’• 12. Simple Tunnel

Contoh:

  • IPIP

  • EoIP (Ethernet over IP)

πŸ’• 13. SNMP

Monitoring jaringan dengan mode read-only.

πŸ’• 14. Firewall dan NAT

Mampu memfilter berdasarkan:

  • MAC Address

  • IP Address

  • Port

  • Protokol

πŸ’• 15. Hotspot

  • Login user

  • Autentikasi RADIUS

  • Support SSL/HTTPS

πŸ’• 16. IPSec

Fitur keamanan:

  • Enkripsi (DES, 3DES, AES)

  • MD5, SHA1

  • Perfect Forward Secrecy

πŸ’• 17. M3P

Protokol MikroTik untuk wireless dan ethernet.

πŸ’• 18. ISDN

Mendukung dial-in dan dial-out dengan berbagai autentikasi.

πŸ’• 19. MNDP

Protokol untuk mendeteksi perangkat jaringan (mirip CDP).

πŸ’• 20. Tools

Fitur:

  • Ping

  • Traceroute

  • Bandwidth test

  • SSH

  • Packet sniffer

  • DNS update

πŸ’• 21. VLAN

Mendukung:

  • IEEE 802.1Q

  • Multiple VLAN

  • VLAN bridging

πŸ’• 22. WinBox

Aplikasi GUI untuk:

  • Remote MikroTik

  • Konfigurasi RouterOS



πŸ’— MEDIA PENYIMPANAN MIKROTIK πŸ’—

MikroTik bisa diinstal di:

  • Harddisk

  • DOM (Disk On Module)

πŸ’• Keunggulan DOM:

  • Lebih tahan lama

  • Tidak mudah rusak

  • Jika rusak dalam 1 tahun bisa diganti (beserta lisensi)

πŸ’— SERTIFIKASI MIKROTIK πŸ’—

MikroTik memiliki sistem sertifikasi untuk mengukur kemampuan seseorang.

Seseorang dapat naik level jika:

  • Lulus ujian resmi

Untuk menjadi trainer juga harus melalui ujian.

Sertifikasi dasar yang pertama adalah:
πŸ‘‰ MTCNA (MikroTik Certified Network Associate)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Praktikum Mikrotik 1 Individu

πŸ’»Praktikum MikroTik 1πŸ’– ⚙️ Langkah Kerja Praktikum 1. Mengunduh Aplikasi Winbox Langkah pertama yaitu mengunduh aplikasi Wi...