π§ Perkembangan Sistem Operasi Open Source
Sejarah dan perkembangan sistem operasi berbasis kode terbuka
Pengertian Open Source
Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya tersedia untuk umum sehingga dapat dipelajari, dimodifikasi, dikembangkan, dan disebarluaskan oleh pengguna.
Apabila pembuat program melarang perubahan atau penyebaran ulang, maka software tersebut bukan termasuk open source.
Open source menjadi salah satu syarat software dapat disebut Free Software. Contoh free software adalah Linux, sedangkan contoh open source software adalah FreeBSD.
Perbedaan Free Software dan Open Source
- Free Software selalu bersifat open source.
- Open source belum tentu merupakan free software.
- Linux merupakan contoh free software.
- FreeBSD merupakan contoh open source software.
Sejarah Awal Open Source
Sejarah open source dapat ditelusuri sejak berkembangnya budaya hacker di universitas Amerika seperti Stanford University, University of California Berkeley, dan MIT pada tahun 1960-1970.
Pada masa tersebut para programmer sering bertukar kode program dan mengembangkan perangkat lunak secara bersama-sama.
Perkembangan Free Software Foundation (FSF)
Pada tahun 1985 Richard Stallman mendirikan Free Software Foundation (FSF).
Tujuan utama FSF adalah mengembangkan sistem operasi bebas dan memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menggunakan, mempelajari, mengubah, serta menyebarkan perangkat lunak.
Lisensi GNU GPL
FSF mengembangkan lisensi GPL (GNU Public License). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melihat kode, memodifikasi, dan mendistribusikan kembali software.
Perkembangan Linux
Pada tahun 1991, seorang mahasiswa S2 Universitas Helsinki, Finlandia bernama Linus Torvalds mulai mengembangkan sebuah sistem operasi yang diberi nama Linux.
Dalam pengembangannya, Linus Torvalds membagikan kode program Linux kepada komunitas terbuka agar dapat dikembangkan bersama. Hal tersebut membuat Linux berkembang menjadi salah satu sistem operasi open source terbesar di dunia.
Distribusi Linux
Linux terus berkembang dan menghasilkan berbagai distribusi yang memiliki dasar kernel Linux dan library GNU.
Beberapa distribusi Linux yang terkenal antara lain:
- Red Hat Linux
- SuSE Linux
- Mandrake Linux
- Slackware
- Debian GNU/Linux
- Ubuntu
- Knoppix
- Xandros
Debian dan Turunannya
Salah satu distribusi Linux terbesar adalah Debian GNU/Linux. Debian menghasilkan banyak sistem operasi turunan yang digunakan hingga saat ini.
Contoh distro turunan Debian yaitu:
- Ubuntu
- Knoppix
- Xandros
- Linux Mint
Open Source Initiative (OSI)
Istilah open source mulai populer pada tahun 1998. Kemudian terbentuk organisasi bernama Open Source Initiative (OSI).
OSI merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan memperkenalkan, mengembangkan, dan menyatukan konsep open source.
Organisasi ini diinisiasi oleh Eric Raymond bersama timnya.
Lisensi Open Source
Open source memiliki berbagai jenis lisensi yang mengatur kebebasan penggunaan dan pengembangan software.
- GNU General Public License (GPL)
- BSD License
- MIT License
- Apache License
Contoh Sistem Operasi Open Source
-
Linux
Sistem operasi open source yang banyak digunakan pada server, komputer pribadi, dan perangkat lainnya. -
FreeBSD
Sistem operasi open source yang terkenal karena keamanan dan kestabilannya untuk server maupun jaringan. -
Ubuntu
Distribusi Linux berbasis Debian yang populer karena mudah digunakan. -
Debian
Salah satu distribusi Linux yang menjadi dasar banyak sistem operasi lain.
Distribusi Linux yang Didukung FSF
Beberapa distribusi Linux yang didukung oleh Free Software Foundation memiliki prinsip kebebasan dalam penggunaan dan pengembangan software.
Kesimpulan
Open source merupakan konsep pengembangan perangkat lunak yang memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melihat, mengubah, dan menyebarkan kode program.
Perkembangan open source semakin besar dengan hadirnya Linux yang dikembangkan oleh Linus Torvalds serta berbagai distribusi Linux seperti Debian, Ubuntu, Red Hat, dan lainnya.
Dengan adanya open source, pengguna dapat menggunakan teknologi secara lebih bebas, terbuka, dan dapat dikembangkan bersama oleh komunitas.