Rabu, 06 Mei 2026

Praktikum Mikrotik 1 Individu

πŸ’»Praktikum MikroTik 1πŸ’–

⚙️ Langkah Kerja Praktikum

1. Mengunduh Aplikasi Winbox

Langkah pertama yaitu mengunduh aplikasi Winbox versi Windows melalui website resmi MikroTik. File Winbox biasanya berbentuk winbox.exe dan dapat dijalankan tanpa instalasi.

2. Mengekstrak File Winbox

Setelah file berhasil diunduh, lakukan ekstraksi jika file masih dalam format ZIP atau RAR.

3. Menjalankan Aplikasi Winbox

Buka file winbox.exe dengan cara klik dua kali. Setelah itu akan muncul tampilan utama Winbox.

4. Menghubungkan Perangkat

Port Ether1 → Terhubung ke ISP / Modem
Port Ether2 → Terhubung ke Laptop / PC

Pada tampilan Winbox akan muncul daftar perangkat MikroTik pada menu Neighbors. Klik dua kali perangkat yang terdeteksi.

Tujuan: Agar Winbox dapat terhubung ke router dan siap dikonfigurasi.

5. Login ke Router MikroTik

Masukkan data login default:

Username : admin
Password : kosongkan

Lalu klik Connect.

Tujuan: Masuk ke sistem RouterOS MikroTik.

6. Mengganti Nama Interface Ether1

Masuk ke menu Interfaces, pilih ether1, lalu ubah namanya menjadi:

ISP TJKT

Kemudian klik Apply dan OK.

Tujuan: Mempermudah identifikasi bahwa ether1 digunakan sebagai jalur internet dari ISP.

7. Mengganti Nama Interface Ether2

Pilih ether2, lalu ubah nama menjadi:

Server

Klik Apply dan OK.

Tujuan: Menandai bahwa interface tersebut digunakan untuk jaringan lokal / server.

8. Masuk ke DHCP Client

IP → DHCP Client

Tujuan: Untuk mengatur agar router mendapatkan IP otomatis dari ISP.

9. Menambahkan DHCP Client

Klik tombol New (+), lalu pilih interface:

ISP TJKT

Klik Apply lalu OK.

Tujuan: Supaya router menerima IP Address secara otomatis dari ISP.

10. Memastikan IP dari ISP Masuk

Masuk ke menu: IP → Addresses

Jika berhasil, maka akan muncul IP dari ISP pada interface ISP TJKT.

Tujuan: Menandakan router telah terhubung ke jaringan internet.

11. Menambahkan IP Address Jaringan Lokal

Masuk ke menu: IP → Addresses → New (+)

Masukkan IP:

192.168.35.1/24

Ubah network menjadi:

192.168.35.0

Tujuan:
IP .1 sebagai gateway jaringan lokal
IP .0 sebagai network address
/24 menunjukkan subnet mask 255.255.255.0

12. Memastikan IP Lokal Berhasil

Interface Server akan muncul pada Address List dengan IP yang telah dibuat.

Tujuan: Menandakan jaringan lokal berhasil dikonfigurasi.

13. Masuk ke DHCP Server

IP → DHCP Server

Tujuan: Untuk membuat pembagian IP otomatis ke client.

14. Menambahkan DHCP Server Baru

Klik tombol New (+) lalu klik Apply dan OK.

Tujuan: Membuat layanan DHCP dasar.

15. Menjalankan DHCP Setup

Klik tombol DHCP Setup, lalu pilih interface:

Server

Klik Next.

Tujuan: Agar DHCP hanya berjalan di jaringan lokal.

16. Menyelesaikan DHCP Setup

Klik Next terus sampai selesai.

Sistem akan otomatis mengatur:

  • Range IP Address
  • Gateway
  • DNS Server
  • Lease Time

Tujuan: Mempermudah konfigurasi DHCP Server secara otomatis.

17. Mengecek DHCP Server

Jika berhasil maka akan muncul:

dhcp1 dengan interface Server

Tujuan: Menandakan DHCP Server sudah aktif.

18. Melihat IP Pool

Masuk ke menu: IP → Pool

Contoh range IP:

192.168.35.2 - 192.168.35.254

Tujuan: Untuk mengetahui daftar IP yang siap diberikan ke perangkat client.

πŸ“Š Hasil Praktikum

Setelah seluruh langkah dilakukan, router MikroTik berhasil menerima IP dari ISP melalui DHCP Client pada interface ISP TJKT. Selain itu, interface Server telah memiliki IP Address sebagai gateway jaringan lokal.

DHCP Server juga berhasil dibuat dan mampu membagikan IP Address otomatis kepada client. Hal ini dibuktikan dengan munculnya IP Pool dan status DHCP Server aktif.

Dengan demikian, router siap digunakan untuk jaringan lokal maupun akses internet.

✅ Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox meliputi pengaturan interface, DHCP Client, IP Address, dan DHCP Server dapat dilakukan dengan baik.

Router berhasil menerima koneksi internet dari ISP dan membagikannya ke jaringan lokal secara otomatis. Praktikum ini memberikan pemahaman dasar tentang manajemen jaringan menggunakan router MikroTik.

```

PRAKTIKUM MIKROTIK KELOMPOK 6

Praktikum MikroTik 2

Praktikum MikroTik 2

KELOMPOK 6
Nabila Aufa Bilqis Ardiyani (531)
Sekar Dwi Wulandari (536)

1. Pengertian MikroTik

MikroTik adalah sistem operasi dan perangkat jaringan yang digunakan untuk mengatur jaringan komputer.

Fungsi MikroTik:
  • Membagi koneksi internet
  • Mengatur bandwidth
  • Membuat hotspot
  • Firewall
  • Routing jaringan

MikroTik biasanya dikonfigurasi menggunakan aplikasi bernama Winbox.

2. Pengertian Winbox

Winbox adalah aplikasi berbasis GUI untuk mengatur router MikroTik dengan lebih mudah.

Fungsi Winbox:
  • Login ke router MikroTik
  • Mengatur IP Address
  • Mengatur koneksi internet
  • Membuat hotspot
  • Monitoring jaringan

3. Cara Login MikroTik

  • Hubungkan komputer ke router
  • Buka Winbox
  • Klik Neighbors
  • Pilih MAC/IP
  • Login admin
  • Klik Connect

4. Konfigurasi Dasar

A. Persiapan

  • Pasang power MikroTik
  • Kabel ISP ke Ether1
  • Kabel laptop ke Ether2
  • Buka Winbox
  • Login MikroTik

B. Konfigurasi

1. Reset IP

2. Ganti Nama Interface

Ether1 → ISP AUFA
Ether3 → SERVER SEKAR

3. DHCP Client

4. IP Address

5. IP Pool

6. DHCP Server

7. NAT

5. Hasil

Rabu, 15 April 2026

Panduan Konfigurasi Dasar MikroTik Menggunakan Winbox

 

πŸ’— I. Peralatan yang Dibutuhkan πŸ’—

Sebelum konfigurasi, siapkan:

Router MikroTik hAP lite (RB941-2nD)
Laptop / PC
Kabel UTP / LAN
Software Winbox
Koneksi internet dari Modem / ISP

πŸ’— II. Topologi Jaringan Sederhana πŸ’—


Keterangan:
Ether1 → koneksi ke Internet / Modem
Ether2-Ether4 → koneksi ke jaringan LAN

πŸ’— III. Panduan Login Pertama Winbox MikroTik πŸ’—

πŸ’— 3.1 Persiapan Awal πŸ’—

Langkah-langkah:

Hubungkan kabel LAN dari Ether2 MikroTik ke Laptop.
Sambungkan power MikroTik menggunakan adaptor / micro USB.
Jalankan aplikasi Winbox di komputer.

Sebelum login, pastikan:
Router MikroTik sudah menyala
PC/Laptop terhubung ke MikroTik via:
Kabel LAN (Ether2–Ether5)
Sudah download aplikasi Winbox dari MikroTik

πŸ’— 3.2 Cara Download Winbox πŸ’—

Buka website resmi MikroTik: https://mikrotik.com/download
Scroll ke bagian Tools & Utilities
Cari Winbox
Klik tombol Download (biasanya file bernama winbox.exe)

πŸ’— 3.3 Cara Menggunakan Setelah Download πŸ’—

Tidak perlu instalasi (portable)
Klik dua kali file winbox.exe
Akan langsung terbuka aplikasi Winbox

Hubungkan ke MikroTik:
Via MAC Address (tab Neighbors)
Atau via IP Address

πŸ’— 3.4 Tips Penting πŸ’—

Gunakan hanya dari situs resmi MikroTik untuk menghindari virus
Tidak perlu install → langsung jalan
Bisa disimpan di flashdisk untuk penggunaan di banyak komputer
Pastikan jaringan sudah terhubung ke router MikroTik

πŸ’— 3.5 Membuka Aplikasi Winbox πŸ’—

Klik 2x file winbox.exe
Akan muncul tampilan utama Winbox

πŸ’— 3.6 Mendeteksi Router (Neighbors) πŸ’—

Klik tombol “Neighbors”
Tunggu beberapa detik
Akan muncul daftar router MikroTik:
MAC Address
IP Address
Identity

Pilih salah satu (biasanya otomatis terdeteksi)

πŸ’— 3.7 Login Pertama πŸ’—

Gunakan data default:

Login : admin
Password : (kosongkan saja)

Kemudian:

Klik Connect

πŸ’— 3.8 Ganti Password (WAJIB!) πŸ’—

Setelah berhasil login:

Klik menu System → Users
Pilih user admin
Klik Password
Isi password baru (minimal kuat)
Klik OK

2 Cara Menghubungkan Router Mikrotik Ke Internet

 


πŸ’— Cara Setting dan Menghubungkan Router Mikrotik Dengan Internet Di Virtualbox πŸ’—

Sebelumnya kita sudah melakukan install mikrotikOS di virtualbox, nah itu hanya sekedar install saja belum untuk setting mikrotik kita agar mikrotik kita bisa internet atau membagikan internet ke client bisa melalui hotspot atau wireless atau melalui kabel.

Di artikel ini kita akan setting mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan mikrotik, disini saya masih menggunakan mikrotik yang sebelumnya sudah saya install di virtualbox.

Dan untuk clientnya saya menggunakan virtualbox juga yang sistem operasinya itu adalah windows xp. Baiklah kita langsung saja untuk mulai setting router mikrotiknya agar bisa terhubung dengan mikrotik.

πŸ’— Setting router agar dapat terhubung internet πŸ’—

Untuk setting router mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan internet ini memiliki 2 cara bisa melalui DHCP Client bisa juga dengan setting IP secara static.

Nah untuk kedua cara itu akan saya beritahukan konfigurasinya sampai si Client terhubung dengan Internet.

πŸ’— Setting dhcp client di mikrotik agar terhubung internet 

πŸ’— 1. πŸ’—

Pertama, kalian hubungkan atau nyalakan mikrotik kalian dan remote mikrotik kalian menggunakan winbox.

πŸ’— 2. πŸ’—

Klik menu IP lalu klik menu DHCP Client setelah itu akan muncul window DHCP Client langsung saja kalian klik tombol tambah [+] seperti gambar dibawah ini.



πŸ’— 3. πŸ’—

Selanjutnya setelah kalian klik tombol tambah, akan muncul window new DHCP Client.

Pada tampilan dibawah ini, kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian.
Karena disini internet nya saya terhubung dengan ether1 maka saya pilih ether1, lalu kalian langsung klik apply dan ok



πŸ’— 4. πŸ’—

Setelah kalian klik apply dan ok, kalian akan melihat tampilan seperti gambar dibawah ini.

Jika statusnya sudah bound seperti gambar dibawah itu artinya mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet.



.

πŸ’— 5. πŸ’—

Ini hasil setelah status dhcp clientnya menjadi bound.



πŸ’— Setting IP Address Static di mikrotik agar terhubung ke internet πŸ’—

πŸ’— 1. πŸ’—

Pertama di Winbox kalian klik IP lalu kalian klik addresses setelah klik addresses akan muncul window address list saat di address list kalian klik tombol tanda tambah [+].



πŸ’— 2. πŸ’—

Setelah kalian klik tombol tanda tambah, akan muncul window address seperti gambar dibawah ini.

Perlu di ingat address ini kalian isi sesuai IP address yang kalian dapat yaa..
disini saya memasukan ip address 192.168.100.10 karena IP gateway saya 192.168.100.1
jika sudah memasukan ip address kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian, disini saya menjadikan ether1 menjadi sumber internet.

Untuk IP network akan terisi otomatis saat kalian menekan tombol apply dan ok.


πŸ’— 3. πŸ’—

Setelah kalian selesai mengisi ip address, lalu selanjutnya kalian klik menu IP lalu klik menu DNS setelah kalian klik menu DNS akan muncul DNS setting seperti gambar dibawah ini.


Untuk disini kalian isi DNS yang kalian dapat dari ISP kalian masing masing, disini saya mendapatkan DNS 8.8.8.8, 8.8.4.4 dan 192.168.1.1 dan jangan lupa centang allow remote requests.
maka saya masukan seperti gambar dibawah. Jika sudah klik apply dan ok.

πŸ’— 4. πŸ’—

Jika sudah mengisi DNS selanjutnya kalian isi ip gateway di route list, dengan cara klik menu IP lalu menu routes setelah itu akan muncul routes list.
Di window routes list, klik tombol tambah seperti gambar dibawah ini.



Setelah klik tombol tambah akan muncul window route, masukan IP gateway kalian di kolom menu gateway.
Setelah sudah memasukan ip gateway kalian klik tombol apply dan akan muncul status reachable ether1.
Pastikan status nya itu reachable bukan unreachable.



Jika sudah kalian klik tombol ok.

πŸ’— 5. πŸ’—

Setelah sudah memasukan IP gateway, sekarang kita setting firewall nat di mikrotiknya, dengan cara pertama kalian klik menu IP lalu pilih firewall lalu kalian pilih menu NAT dan tombol tanda tambah, seperti gambar dibawah ini.



Setelah sudah menekan tombol tanda tambah akan muncul window new NAT Rule. Pada menu General kalian isi menu kolom out interface nya dengan ethernet yang menjadi sumber internet kalian.
Selanjutnya kalian klik tab menu action.



Setelah sudah klik tab menu action, di kolom actionnya kalian isi dengan masquerade dan jangan lupa klik tombol apply dan ok, seperti gambar dibawah ini.



Jika sudah akan muncul list nat seperti gambar dibawah ini.



Selanjutnya kita cek apakah sudah benar benar terhubung mikrotik kita oleh internet?
Gambar dibawah adalah hasil nya.



Gimana setting mikrotik atau konfigurasi kalian apakah mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet?
Inilah 2 cara untuk hubungkan mikrotik dengan internet, cukup mudah bukan? jika kalian masih bingung atau masih belum terlalu paham kalian bisa ber-komentar di kolom komentar dibawah ini.

Jika ada pertanyaan atau saran, kritik, ataupun itu masukan kalian bisa lewat atau ketikan itu semua di kolom komentar atau kontak page diblog ini.

πŸ’— Sekian Terimakasih πŸ’—

Informasi sedikit dari admin Blog Catatan Shand

Hai, Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog ini, semoga artikel diblog ini dapat membantu kalian, jika kalian menemukan ada link rusak atau kesalahan dalam memberikan informasi didalam artikel atau diblog ini bisa contact admin langsung Disini.

Atau jika kalian ingin memberikan seperti saran, kritik bisa langsung komentar di kolom komentar atau bisa contact admin langsung Disini atau langsung report admin melalui report page bisa langsung saja Disini

https://catatanshand.blogspot.com/2020/09/cara-setting-dan-menghubungkan-router-mikrotik-ke-internet.html

Pengantar Mikrotik

 


πŸ’— SEJARAH MIKROTIK πŸ’—

MikroTik adalah perusahaan kecil yang berkantor pusat di negara Latvia, yang letaknya bersebelahan dengan Rusia.

Perusahaan ini diprakarsai oleh dua orang, yaitu:

  • John Trully

  • Arnis Riekstins

John Trully merupakan seorang warga Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di sana ia bertemu dengan Arnis Riekstins, seorang sarjana di bidang Fisika dan Mekanik, sekitar tahun 1995.

Pada tahun 1996, mereka mulai mengembangkan konsep jaringan dengan tujuan besar yaitu “me-routing seluruh dunia”.

Awalnya, mereka menggunakan:

  • Sistem operasi Linux

  • MS-DOS

  • Teknologi Wireless LAN (WLAN) Aeronet dengan kecepatan 2 Mbps

Pengembangan pertama dilakukan di negara Moldova, yang merupakan negara tetangga Latvia. Setelah itu, mereka mulai melayani sekitar lima pelanggan di Latvia.

πŸ’• Tujuan Awal MikroTik

Tujuan utama mereka bukan untuk membuat Wireless ISP (W-ISP), melainkan:

  • Membuat program router yang handal

  • Dapat digunakan di seluruh dunia

Latvia hanya dijadikan sebagai tempat eksperimen. Saat ini, MikroTik telah berkembang dan digunakan di banyak negara, termasuk Sri Lanka yang melayani ratusan pengguna.

Linux pertama yang digunakan adalah Kernel 2.2, yang dikembangkan bersama tim Research and Development (R&D) sekitar 5–15 orang.

Selain tim internal, MikroTik juga bekerja sama dengan:

  • Tenaga lepas

  • Pihak ketiga

Pengembangan dilakukan secara intensif hingga MikroTik menjadi sangat populer, terutama di negara berkembang.

πŸ’— KONSEP PERANGKAT MIKROTIK πŸ’—

Router MikroTik didesain dengan sistem modular, artinya:

  • Bisa ditambahkan interface (terutama wireless)

  • Disesuaikan dengan kebutuhan jaringan

Jumlah interface bisa ditambah sesuai slot MiniPCI yang tersedia.

πŸ’• Performa Perangkat

Kemampuan routerboard ditentukan oleh:

  • Processor

  • Memori

Kinerja jaringan diukur dalam:

  • bps (bit per second)

  • pps (packet per second)

πŸ’— JENIS-JENIS MIKROTIK πŸ’—

πŸ’• 1. MikroTik RouterOS

MikroTik RouterOS adalah versi perangkat lunak (software).

  • Bisa diinstal di PC

  • Menggunakan CD atau file image

  • File dapat diunduh dari website resmi MikroTik

Namun:

  • Versi gratis hanya berlaku 24 jam (trial)

  • Untuk penggunaan penuh harus membeli lisensi

  • Satu lisensi hanya berlaku untuk satu harddisk


πŸ’• 2. Built-in Hardware MikroTik (RouterBoard)

Merupakan MikroTik dalam bentuk perangkat keras (hardware).

  • Sudah terinstal RouterOS

  • Tidak perlu instal ulang

  • Lisensi sudah termasuk

RouterBoard tersedia dalam berbagai bentuk:

  • Indoor router

  • Outdoor router

  • Router dengan wireless

Pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa konfigurasi instalasi awal.

πŸ’— FITUR-FITUR MIKROTIK πŸ’—

Berikut adalah fitur-fitur penting pada MikroTik:

πŸ’• 1. Address List

Pengelompokan IP Address berdasarkan nama.

πŸ’• 2. Bridge

Berfungsi untuk:

  • Bridge spanning tree

  • Multiple bridge interface

  • Bridging firewall

πŸ’• 3. Data Rate Management

QoS berbasis HTB, meliputi:

  • Burst

  • PCQ

  • RED

  • SFQ

  • FIFO queue

  • CIR

  • MIR

  • Limit antar peer to peer

πŸ’• 4. Asynchronous

Mendukung:

  • PPP dial-in / dial-out

  • Autentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2

  • Radius

  • Dial on demand

  • Modem pool hingga 128 port

πŸ’• 5. Bonding

Menggabungkan beberapa ethernet menjadi satu koneksi cepat.

πŸ’• 6. DHCP

Fitur:

  • DHCP Server

  • DHCP Relay

  • DHCP Client

  • Static dan dynamic lease

  • Monitoring traffic

πŸ’• 7. NTP (Network Time Protocol)

Digunakan untuk:

  • Sinkronisasi waktu server dan client

  • Bisa menggunakan GPS

πŸ’• 8. Point to Point Tunneling Protocol

Digunakan untuk koneksi jaringan tunneling.

πŸ’• 9. Proxy

Mendukung:

  • FTP dan HTTP cache

  • HTTPS proxy

  • Transparent proxy

  • SOCKS

  • Static DNS

πŸ’• 10. Routing

Mendukung:

  • RIP v1/v2

  • OSPF v2

  • BGP v4

πŸ’• 11. SDSL

Mendukung koneksi DSL dan pengaturan jalur jaringan.

πŸ’• 12. Simple Tunnel

Contoh:

  • IPIP

  • EoIP (Ethernet over IP)

πŸ’• 13. SNMP

Monitoring jaringan dengan mode read-only.

πŸ’• 14. Firewall dan NAT

Mampu memfilter berdasarkan:

  • MAC Address

  • IP Address

  • Port

  • Protokol

πŸ’• 15. Hotspot

  • Login user

  • Autentikasi RADIUS

  • Support SSL/HTTPS

πŸ’• 16. IPSec

Fitur keamanan:

  • Enkripsi (DES, 3DES, AES)

  • MD5, SHA1

  • Perfect Forward Secrecy

πŸ’• 17. M3P

Protokol MikroTik untuk wireless dan ethernet.

πŸ’• 18. ISDN

Mendukung dial-in dan dial-out dengan berbagai autentikasi.

πŸ’• 19. MNDP

Protokol untuk mendeteksi perangkat jaringan (mirip CDP).

πŸ’• 20. Tools

Fitur:

  • Ping

  • Traceroute

  • Bandwidth test

  • SSH

  • Packet sniffer

  • DNS update

πŸ’• 21. VLAN

Mendukung:

  • IEEE 802.1Q

  • Multiple VLAN

  • VLAN bridging

πŸ’• 22. WinBox

Aplikasi GUI untuk:

  • Remote MikroTik

  • Konfigurasi RouterOS



πŸ’— MEDIA PENYIMPANAN MIKROTIK πŸ’—

MikroTik bisa diinstal di:

  • Harddisk

  • DOM (Disk On Module)

πŸ’• Keunggulan DOM:

  • Lebih tahan lama

  • Tidak mudah rusak

  • Jika rusak dalam 1 tahun bisa diganti (beserta lisensi)

πŸ’— SERTIFIKASI MIKROTIK πŸ’—

MikroTik memiliki sistem sertifikasi untuk mengukur kemampuan seseorang.

Seseorang dapat naik level jika:

  • Lulus ujian resmi

Untuk menjadi trainer juga harus melalui ujian.

Sertifikasi dasar yang pertama adalah:
πŸ‘‰ MTCNA (MikroTik Certified Network Associate)

Mikrotik

 


πŸ’— SEJARAH MIKROTIK πŸ’—

MikroTik dibuat oleh perusahaan bernama MikroTik yang berada di kota Riga, yaitu ibu kota dari negara Latvia.

Latvia sendiri merupakan negara yang dahulu termasuk bagian dari Uni Soviet.

MikroTik mulai didirikan pada tahun 1995. Pada awalnya, MikroTik dikembangkan untuk perusahaan penyedia layanan internet yang disebut Internet Service Provider (ISP), khususnya yang menggunakan teknologi wireless (nirkabel).

MikroTik adalah sistem operasi sekaligus perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer sebagai router jaringan yang handal.

Sistem ini memiliki berbagai fitur untuk:

  • Jaringan berbasis IP
  • Jaringan wireless

MikroTik sangat cocok digunakan oleh:

  • ISP
  • Provider hotspot
  • Warnet

Saat ini, MikroTik sudah digunakan oleh banyak ISP di berbagai negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia.

πŸ’— PENGERTIAN MIKROTIK πŸ’—

MikroTik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dipasang pada komputer sehingga komputer tersebut dapat berfungsi sebagai router jaringan.

Komputer yang sudah terpasang MikroTik akan berperan sebagai:

  • Jantung jaringan
  • Pengendali jaringan
  • Pengatur lalu lintas data

Komputer seperti ini disebut router.

πŸ’• Pengertian Router

Router adalah perangkat yang berfungsi sebagai:

  • Penghubung antara dua jaringan atau lebih
  • Meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya

MikroTik berbasis sistem operasi Linux, yang dirancang khusus untuk memudahkan pengguna dalam mengelola jaringan.

πŸ’• Kemudahan MikroTik

  • Bisa dikonfigurasi menggunakan aplikasi Winbox
  • Bisa diinstal di komputer standar
  • Mudah digunakan bahkan untuk pemula

MikroTik dapat digunakan pada:

  • Jaringan kecil (rumah / sekolah)
  • Jaringan besar (perusahaan / ISP)

Namun penggunaan perangkat harus disesuaikan:

  • Skala kecil → spesifikasi standar
  • Skala besar → spesifikasi tinggi

πŸ’— FUNGSI MIKROTIK πŸ’—

Beberapa fungsi MikroTik antara lain:

  • Memblokir situs yang mengandung konten terlarang menggunakan proxy
  • Mengatur dan mengkonfigurasi jaringan LAN
  • Mengatur jaringan internet secara terpusat
  • Sebagai billing hotspot
  • Membuat PPPoE Server
  • Memisahkan bandwidth lokal dan internasional

πŸ’— PERBEDAAN ROUTER DAN SWITCH πŸ’—

Router dan switch memiliki fungsi yang berbeda.

  • Router → Menghubungkan jaringan yang berbeda
  • Switch → Menghubungkan beberapa perangkat dalam satu jaringan LAN

πŸ’• Ilustrasi:

Router diibaratkan sebagai jalan penghubung antar kota, sedangkan switch adalah jalan dalam satu perumahan.

πŸ’— JENIS-JENIS MIKROTIK πŸ’—

MikroTik memiliki dua jenis utama:

πŸ’• 1. MikroTik RouterOS

Merupakan sistem operasi berbasis UNIX yang dapat:

  • Menjadikan komputer sebagai router
  • Menyediakan fitur seperti:
    • Firewall
    • Bridge
    • Hotspot
    • Proxy

Banyak digunakan karena mudah dan fleksibel.

πŸ’• 2. RouterBoard

Merupakan perangkat keras yang dibuat oleh MikroTik.

  • Sudah terinstal RouterOS
  • Bentuk kecil dan praktis
  • Siap pakai tanpa instalasi tambahan

πŸ’• Built-in Hardware MikroTik

Merupakan perangkat router yang:

  • Sudah terpasang RouterOS
  • Lisensi sudah termasuk

Contoh: RouterBoard seri RB

πŸ’— FITUR MIKROTIK πŸ’—

Berikut beberapa fitur MikroTik:

  • Address List → Pengelompokan IP
  • DHCP → Pembagian IP otomatis
  • Firewall dan NAT → Keamanan jaringan
  • Hotspot → Login user WiFi
  • Routing → Pengaturan jalur jaringan
  • Bridge → Menghubungkan jaringan
  • VLAN → Jaringan virtual
  • Proxy → Penyimpanan cache internet
  • Monitoring → Melihat traffic jaringan
  • Tools → Ping, traceroute, bandwidth test
  • Winbox → Aplikasi konfigurasi GUI

Dan masih banyak fitur lainnya untuk mendukung jaringan.

πŸ’— MANFAAT MENGGUNAKAN MIKROTIK πŸ’—

πŸ’• 1. Sebagai Internet Gateway

Menghubungkan jaringan LAN ke internet serta mengatur lalu lintas data.

πŸ’• 2. Sebagai Access Point

Menyediakan jaringan WiFi untuk:

  • Sekolah
  • Cafe
  • Kampus

πŸ’• 3. Sebagai Routing

Menghubungkan beberapa jaringan dan menentukan jalur terbaik.

πŸ’— KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MIKROTIK πŸ’—

πŸ’• Kelebihan

  • Harga lebih murah
  • Hemat listrik
  • Mudah digunakan
  • Cocok untuk skala kecil hingga menengah

πŸ’• Kekurangan

  • Spesifikasi hardware terbatas
  • Kurang optimal sebagai web proxy
  • Tidak bisa upgrade hardware jika rusak parahπŸ’— CARA MENCEGAH ROUTER DIRETAS πŸ’—

πŸ’• 1. Rutin Mengganti Password WiFi

Gunakan kombinasi:

  • Huruf kecil
  • Huruf besar
  • Angka

πŸ’• 2. Cek Pengguna WiFi

Periksa perangkat yang terhubung agar tidak ada pengguna asing.

πŸ’• 3. Gunakan Aplikasi Monitoring

Contoh aplikasi:

  • Fing (Android/iOS)
  • Acrylic WiFi (Windows)
  • Who Is On My WiFi (Mac) 

Konsep Dasar MikroTik dan MikroTik hAP Lite RB941-2nD

 


πŸ’— I. Konsep Dasar MikroTik πŸ’—

Secara konsep, MikroTik adalah sistem router berbasis software yang disebut RouterOS, yang berjalan pada perangkat keras bernama RouterBoard.

Fungsi utama MikroTik adalah untuk mengatur lalu lintas data dalam jaringan agar berjalan dengan baik, aman, dan efisien.

πŸ’• Prinsip Kerja Dasar

Alur kerja router MikroTik secara sederhana adalah sebagai berikut:


Router akan:

  • Menerima paket data
  • Memeriksa alamat tujuan
  • Mengatur jalur routing
  • Mengamankan jaringan
  • Mendistribusikan koneksi

πŸ’— II. Spesifikasi MikroTik hAP lite (RB941-2nD) πŸ’—





Perangkat yang dimaksud adalah MikroTik hAP lite dengan kode RB941-2nD.

Perangkat ini merupakan router kecil (home access point) yang biasanya digunakan untuk:

  • Router jaringan kecil
  • Access Point WiFi
  • DHCP Server
  • Firewall
  • NAT (internet sharing)

Perangkat ini menjalankan sistem operasi RouterOS.

πŸ’• Spesifikasi Utama

  • Model: RB941-2nD
  • Nama Produk: hAP lite
  • CPU: QCA9533 650 MHz
  • RAM: 32 MB
  • Storage: 16 MB Flash
  • Port LAN: 4 Port Ethernet 10/100
  • Wireless: 2.4 GHz 802.11 b/g/n
  • Antena: Built-in
  • Sistem Operasi: RouterOS
  • Power: Micro USB 5V

πŸ’• Kegunaan Perangkat

Perangkat ini cocok digunakan untuk:

  • Laboratorium jaringan sekolah
  • Hotspot kecil
  • Router rumah
  • Praktikum MikroTik 

πŸ’— III. Fungsi Konektor / Port MikroTik hAP lite πŸ’—

Pada MikroTik ini terdapat beberapa konektor penting:


πŸ’• 3.1. Port Ethernet (Ether1 – Ether4)







Jumlah: 4 port Ethernet

✨ Fungsi Port:

  • Ether1 → Biasanya sebagai WAN (Internet)
  • Ether2 → LAN ke komputer / switch
  • Ether3 → LAN ke komputer / switch
  • Ether4 → LAN ke komputer / switch

πŸ’• Penjelasan:

Ether1 (WAN) digunakan untuk koneksi ke:

  • Modem
  • ISP
  • Router utama

Ether2 – Ether4 (LAN) digunakan untuk:

  • PC
  • Laptop
  • Switch
  • Access Point tambahan

Semua port memiliki kecepatan 10/100 Mbps.

.

πŸ’• 3.2. Wireless (WiFi Internal)

Router ini memiliki Access Point internal dengan frekuensi 2.4 GHz.

✨ Fungsi:

  • Menyediakan jaringan WiFi
  • Menghubungkan:
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
    • Perangkat IoT

πŸ’• Standar WiFi:

  • 802.11 b
  • 802.11 g
  • 802.11 n

Frekuensi: 2.4 GHz


GHz


πŸ’• 3.3. Port Power (Micro USB)




Perangkat ini menggunakan Micro USB sebagai sumber listrik.

✨ Spesifikasi:

  • Tegangan: 5V
  • Arus: sekitar 0.7A

πŸ’• Sumber daya bisa dari:

  • Charger HP
  • Power adapter
  • Power bank
  • USB komputer

➡️ Membuat perangkat ini sangat hemat listrik.


πŸ’• 3.4. Tombol Reset

Biasanya berupa lubang kecil di perangkat.

✨ Fungsi:

  • Mengembalikan konfigurasi ke factory default

πŸ’• Digunakan saat:

  • Lupa password
  • Router error
  • Ingin konfigurasi ulang

✨ Cara reset:

  1. Tekan tombol reset
  2. Sambungkan power
  3. Tahan ±10 detik

πŸ’— IV. Fungsi Utama MikroTik dalam Jaringan πŸ’—

MikroTik memiliki beberapa fungsi utama:

πŸ’• 4.1. Routing

Menghubungkan dua jaringan yang berbeda.

Contoh:
Internet ↔ Router MikroTik ↔ Jaringan LAN

πŸ’• 4.2. NAT (Internet Sharing)

Satu IP internet dapat digunakan oleh banyak perangkat.

πŸ’• 4.3. DHCP Server

MikroTik dapat membagikan IP secara otomatis ke client.

Contoh:

  • 192.168.10.2
  • 192.168.10.3
  • 192.168.10.4

πŸ’• 4.4. Firewall

Digunakan untuk mengamankan jaringan dari:

  • Hacker
  • Port scanning
  • Serangan jaringan

πŸ’• 4.5. Hotspot Server

Digunakan untuk:

  • WiFi sekolah
  • WiFi cafe
  • WiFi kampus

Dilengkapi dengan halaman login user.


πŸ’— V. Contoh Topologi Sederhana πŸ’—

Topologi sederhana biasanya:
Internet → MikroTik → Switch → Client (PC/Laptop/HP)


πŸ’— Catatan untuk Pembelajaran SMK TJKT πŸ’—

Router ini sangat cocok untuk praktikum:

  • Konfigurasi DHCP Server
  • Konfigurasi Hotspot
  • Konfigurasi Firewall
  • Konfigurasi Bridge
  • Konfigurasi Access Point 

Praktikum Mikrotik 1 Individu

πŸ’»Praktikum MikroTik 1πŸ’– ⚙️ Langkah Kerja Praktikum 1. Mengunduh Aplikasi Winbox Langkah pertama yaitu mengunduh aplikasi Wi...