πΈ Jaringan Wireless: Point-to-Point (PtP) & Point-to-Multipoint (PtMP) π
Gambar 426 – Jaringan Wireless
π 1. Konsep Dasar Jaringan Wireless
Jaringan wireless adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media penghantar data, sehingga tidak memerlukan kabel fisik. Dengan teknologi ini, perangkat dapat saling terhubung secara praktis, fleksibel, dan modern π✨
π 1.1 Karakteristik Jaringan Wireless
πΈ Tidak menggunakan kabel (frekuensi 2.4 GHz, 5 GHz, 6 GHz, dll)
πΈ Instalasi cepat dan fleksibel
πΈ Mobilitas tinggi (pengguna bisa berpindah tempat)
πΈ Jangkauan luas, dari meter hingga puluhan kilometer
π 1.2 Komponen Utama
π Access Point (AP) – pemancar dan penerima sinyal
π Wireless Client – perangkat pengguna
π Antena – omni atau directional
π Wireless Controller – pengatur banyak AP
π Repeater / Bridge – memperluas jangkauan
π 1.3 Frekuensi Umum
π 2.4 GHz → jarak jauh, rawan interferensi
π 5 GHz → cepat, sinyal lebih bersih
π 6 GHz (WiFi 6E) → sangat cepat & stabil
πΈ 2. Jaringan Wireless Point-to-Point (PtP) π
Point-to-Point (PtP) adalah koneksi wireless antara dua titik langsung. Biasanya digunakan untuk menghubungkan dua gedung atau tower jarak jauh.
π 2.1 Ciri-Ciri PtP
π Hanya 2 perangkat
π Antena directional (dish / grid)
π Koneksi stabil
π Jangkauan 500 meter – 50 km
π 2.2 Cara Kerja PtP
π Titik A memancarkan sinyal ke titik B
π Titik B mengarahkan antena ke titik A
π Terjadi koneksi bridge wireless
π Data berjalan seperti kabel LAN panjang
π 2.3 Kelebihan PtP
πΈ Stabil & cepat
πΈ Minim interferensi
πΈ Cocok jarak jauh
π 2.4 Kekurangan PtP
π Hanya 1 ke 1
π Butuh LOS (Line of Sight) bersih
πΈ 3. Jaringan Wireless Point-to-Multipoint (PtMP) π
Point-to-Multipoint (PtMP) adalah jaringan wireless dari satu titik pusat ke banyak titik sekaligus. Contohnya: Tower pusat → banyak rumah π π‘
π 3.1 Ciri-Ciri PtMP
π 1 AP pusat
π Banyak client
π Antena omni / sector
π Digunakan untuk desa internet, sekolah, kampus, CCTV
π 3.2 Cara Kerja PtMP
π AP memancarkan sinyal
π Banyak client menerima sinyal
π Bandwidth dibagi rata
π Semua client berbagi kanal
π 3.3 Kelebihan PtMP
πΈ Satu AP → banyak klien
πΈ Efisien
πΈ Mudah dikembangkan
π 3.4 Kekurangan PtMP
π Bandwidth terbagi
π Rentan interferensi
π Perlu manajemen frekuensi
πΈ 4. Ringkasan Perbedaan PtP dan PtMP π
Aspek π Point-to-Point (PtP) π Point-to-Multipoint (PtMP) Jumlah Perangkat 2 titik 1 pusat ke banyak titik Antena Directional Omni / Sector Stabilitas Sangat stabil Dipengaruhi banyak user Jarak Jauh (hingga puluhan km) Sedang (1 – 10 km) Kecepatan Dedicated Dibagi Contoh Penggunaan Gedung A ⇆ Gedung B Tower pusat → banyak rumah
| Aspek | π Point-to-Point (PtP) | π Point-to-Multipoint (PtMP) |
|---|---|---|
| Jumlah Perangkat | 2 titik | 1 pusat ke banyak titik |
| Antena | Directional | Omni / Sector |
| Stabilitas | Sangat stabil | Dipengaruhi banyak user |
| Jarak | Jauh (hingga puluhan km) | Sedang (1 – 10 km) |
| Kecepatan | Dedicated | Dibagi |
| Contoh Penggunaan | Gedung A ⇆ Gedung B | Tower pusat → banyak rumah |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar